WARUNG sederhana diantara pemukiman padat penduduk nampak berdiri kokoh dipinggir jalan Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Warung yang dikelola Ibu berjilbab ini setiap harinya menyediakan es jus dan soto mie. Konsumennya terdiri dari para para pekerja kantoran yang tinggal di sekitar pemukiman tersebut. Ibu empat orang anak ini sejak dini hari mulai menjalani aktifitasnya. Siti Aminah (39) melakukannya dengan ikhlas dan berbekal ridlo Allah SWT. Sedangkan sang suami yang berangkat ke pasar. Sekedar membeli kebutuhan pokok. Aminah mulai meramu dagangannya setelah belanjaan itu datang.
Dalam benaknya, hanya ada keinginan, semua dagangannya habis terjual. Di atas keyakinan akan usahanya untuk mendapatkan tambahan modal, pikirannya seakan menerawang. Tak jelas, kemana arah tujuan itu. Kebingungan sempat dirasakannya.
Di tengah kerisauan, “Tiba-tiba anak saya, Nanda, mencarikan pinjaman modal usaha”, ujarnya. Anak tercintanya kemudian mendapat informasi tentang bantuan tambahan modal itu.
Sembari menjabarkan prospek usahanya, Nanda membuat coret-coretan mengenai tambahan modal usaha yang dibutuhkan. “Ternyata, setelah itu proses peminjamannya pun tidak begitu sulit”, paparnya.
Malahan saat ini, Aminah sudah bisa sedikit demi sedikit mengembalikan pinjaman modal usahanya dari menyisihkan hasil jualannya. Turutnya, ia akan angsur selama satu tahun.
Jualan Soto Betawi yang dimulai tahun 2005 ini, nyatanya sudah beberapa kali mandeg. Namun, hal itu tidak menyurutkan ghirah berwirausahanya. Tujuan utamanya, tak lain adalah untuk menambah pendapatan sang suami. Maklum suaminya hanya buruh bangunan.
Atas pinjaman modal usaha yang diberikan itu, kini usahanya semakin hari membaik. Serta menunjukkan gejala peningkatan, terutama pendapatannya hampir dua kali lipat dibanding sebelum meminjam modal.
Ibu Aminah berharap jika memang bisa melunasi hutangnya, kelak dia akan meminjam modal usaha lagi dalam jumlah yang lebih besar agar prospek usahanya semakin membaik. {Lathif/Wn}
Set as favorite
Bookmark
Email This
Hits: 123
Comments
(0)
| Next > |
|---|

