Berbeda dengan program qurban tahun lalu, Lazismu akan memfokuskan program qurban untuk korban bencana. Jika kemarin, titik tekannya kaum dhuafa yang berada di tempat-tempat kumuh dan miskin, tahun ini hewan qurban, secara khusus, akan dialokasikan di wilayah-wilayah yang terkena bencana. Dengan begitu, kebutuhan protein daging bagi korban bencana bisa terpenuhi.

Lazismu, selalu berkontribusi terhadap korban bencana. Baik di Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatra Barat, atau wilayah bencana lainnya. Di setiap kecamatan wilayah bencana, telah berdiri posko-posko satelit yang terus beroperasi. Nah, posko yang sudah dibangun itu, akan disinergikan dengan aktivitas program qurban di sana. Secara teknis, ini menjadi sangat memudahkan. Karena Lazismu telah menempatkan relawan di setiap titik tersebut. Sehingga, penanganannya jauh lebih sistematis dan lebih efektif.

Di samping itu, Lazismu telah melakukan pemetaan terhadap warga di wilayah bencana; siapa yang betul-betul menjadi korban dan tidak. Dan, hewan qurban yang akan distribusikan kepada orang-orang yang terkena bencana itu, menjadi lebih tepat sasaran. Karena, benar-benar bisa dilihat, siapa yang membutuhkan dan siapa yang sudah berkecukupan.

Dalam melaksanakan pengelolaan hewan qurban ini, Lazismu menggunakan standar hukum syar’i. Hewan qurban, tidak akan diganti oleh apa pun. Dan dalam pelaksanaan pemotongan hewan qurban, dilakukan pada hari yang disyariatkan. Di samping itu, dalam tata cara penyembelihan, disediakan pemotong hewan qurban yang ahli dan mengerti hukum Islam. Jadi, ketentuan syar’i secara utuh bisa diterapkan. Sehingga, para pequrban bisa menjadi yakin bahwa hewan qurban yang dititipkannya benar-benar sampai, sebagai ibadah kepada Allah SWT.

Para pequrban bisa melaksanakan proses ibadah qurban dengan sempurna, sehingga ini akan semakin menajamkan sisi spiritual mereka. Selain itu, mereka juga bisa mengasah dimensi sosial, berupa kepedulian kepada orang-orang yang terkena bencana. Karena bisa jadi bencana itu akan muncul bertubi-tubi kemudian hari. Lazismu akan mendorong spirit ini, sehingga bisa menjadi pijakan dan mampu memperkuat solideritas antara orang yang mampu dengan orang yang tertimpa musibah dan bencana. Mari bersinergi untuk membebaskan orang dari kesulitan hidup dan mari bersama-sama mendekatkan diri pada Yang Maha menguasai alam semesta.