Perbankan syariah dan lembaga keuangan syariah lain sebagai salah satu instrumen penting dalam sistem ekonomi, telah berkembang begitu pesat. Bukan hanya di negara-negara berpenduduk muslim, tapi juga di negara-negara non muslim. Di Indonesia perkembangan perbankan dan lembaga keuangan syariah tidak kalah cepat dibandingkan dengan negara-negara muslim lain, termasuk Malaysia, Pakistan, Iran, dan Sudan.
Melihat pentingnya penerapan serta kebutuhan sumber daya insani yang kompeten dan applicable dalam bidang ekonomi Islam, maka Tazkia mendirikan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia (STEI Tazkia) yang mendapatkan izin operasional pada tahun 2002. STEI Tazkia beroperasi di bawah naungan Yayasan Tazkia Cendekia yang dibentuk berdasarkan Akta No. 5 Notaris Syarif Tanudjaja tanggal 11 Maret 1999. STEI Tazkia memiliki tiga program studi yang secara spesifik menajamkan kompetensi mahasiswanya. Yaitu, Program Studi Bisnis Manajemen Islam, Akuntansi dan Keuangan Islam, dan Ilmu Ekonomi Islam.
Pada hari Rabu (11/02) LAZIS Muhammadiyah (LAZISMU) bersama STEI Tazkia menggelar pertemuan silaturahim sekaligus penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) yang menandai kerjasama pendidikan. Kerjasama ini akan terjalin selama jangka waktu 5 tahun. Kerjasama beastudi secara langsung ditandatangi oleh M. Khoirul Muttaqin (Direktur LAZISMU) dan M. Syafii Antonio (Ketua STEI Tazkia).
Kerjasama tersebut merupakan komitmen LAZISMU bersama STIE Tazkia untuk mendukung pendidikan ekonomi Islam serta mencetak sumber daya insani yang kompeten dan applicable dalam penerapan ekonomi Islam. Sejak ditandatanganinya MoU Program Beastudi, STIE Tazkia merupakan jejaring LAZISMU dalam pemberdayaan dana kebajikan yang disalurkan melalui LAZISMU. Dan secara khusus LAZISMU mencanangkan program ini untuk membentuk manusia-manusia unggul Indonesia.
Program beastudi ini, menurut Ketua STEI TAZKIA, Dr. Muhammad Syafii Antonio, M.Ec adalah untuk mencetak kader ekonomi Islam. Siswa penerima beasiswa diharapkan mengembangkan ekonomi Islam di sekolahnya masing-masing.
| < Prev | Next > |
|---|

